:

Tujuh Fraksi DPRD Sumenep Sampaikan Laporan Reses II 2026, Soroti Infrastruktur hingga Ekonomi Lokal

top-news
https://maduranetwork.id/public/uploads/images/photogallery/maanphotogallery29072024_011116_1_20240727_175229_0000.png

SUMENEP I MaduraNetwork.id – Sebanyak tujuh fraksi di DPRD Kabupaten Sumenep menyampaikan laporan hasil Reses II Tahun Sidang 2026 dalam Rapat Paripurna yang digelar pada Rabu (31/03/2026).

 

Kegiatan reses yang berlangsung pada 9 hingga 16 Maret 2026 tersebut menjadi agenda penting bagi para anggota legislatif untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat di masing-masing daerah pemilihan.

 

Dalam forum paripurna, setiap fraksi memaparkan berbagai masukan dari masyarakat, yang mayoritas berkaitan dengan kebutuhan pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta penguatan sektor ekonomi lokal.

 

Ketua DPRD Kabupaten Sumenep, H. Zainal Arifin, menegaskan bahwa seluruh hasil reses tersebut akan menjadi pijakan utama dalam merumuskan kebijakan daerah ke depan.

 

Ia menyebutkan, aspirasi yang dihimpun tidak hanya menjadi catatan, tetapi akan diintegrasikan dalam proses perencanaan dan penganggaran daerah, mencakup sektor infrastruktur, kesehatan, pendidikan, hingga pengembangan ekonomi masyarakat.

 

“DPRD Sumenep akan mendorong pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret demi mewujudkan pembangunan di Kabupaten Sumenep,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinergi antara legislatif dan eksekutif agar berbagai kebutuhan masyarakat yang telah disampaikan dapat segera direalisasikan secara bertahap dan terukur.

 

Adapun tujuh fraksi yang menyampaikan laporan melalui juru bicara masing-masing meliputi Fraksi Gerindra-PKS dengan juru bicara Agus Hariyanto, Fraksi PPP melalui Hairul Anam, Fraksi PAN oleh Hairul Anwar, Fraksi Demokrat dengan Ahmad Jazuli, Fraksi PDI Perjuangan melalui Darul Hasyim Fath, Fraksi NasDem oleh Samsiyadi, serta Fraksi PKB dengan juru bicara Mirza Khomaidi Hamid.

 

Masing-masing juru bicara fraksi memaparkan beragam persoalan yang berkembang di tengah masyarakat, sekaligus menyampaikan usulan prioritas yang dinilai mendesak untuk ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.

 

Rapat paripurna tersebut juga dihadiri oleh Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, jajaran pimpinan dan anggota DPRD, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, para asisten Setdakab, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, tokoh masyarakat, serta insan pers.

 

Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam mengawal proses pembangunan daerah yang berbasis pada kebutuhan riil masyarakat.

 

Melalui penyampaian laporan reses ini, DPRD berharap seluruh aspirasi yang dihimpun dapat segera ditindaklanjuti dalam bentuk program dan kebijakan yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat Sumenep.

 

Rapat paripurna pun berlangsung dengan tertib dan khidmat, mencerminkan keseriusan semua pihak dalam mendorong percepatan pembangunan daerah yang lebih merata dan berkelanjutan. (sdm)

https://maduranetwork.id/public/uploads/images/photogallery/maanphotogallery29072024_011116_1_20240727_175229_0000.png

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *